TNGNEWS.ID – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, masih berlangsung hingga hari kesembilan, Rabu (8/7/2026). Di tengah upaya pemadaman yang terus dilakukan petugas gabungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang memperketat pengamanan di sekitar lokasi agar tidak ada warga yang memasuki kawasan berbahaya.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tangerang, Asep Nurman Jenudin, mengatakan pihaknya membagi personel menjadi dua tim untuk mendukung penanganan kebakaran.
Sebanyak 15 personel diterjunkan membantu operasi pemadaman bersama tim gabungan, termasuk Manggala Agni.
“Memasuki hari kesembilan penanganan kebakaran, Satpol PP Kabupaten Tangerang membagi personelnya ke dalam dua tim sesuai kebutuhan di lapangan. Tim pertama berjumlah 15 personel yang diperbantukan untuk mendukung operasi pemadaman bersama Tim Manggala Agni sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan,” kata Asep.
Sementara itu, tim lainnya difokuskan untuk melakukan patroli dan sterilisasi kawasan TPA. Petugas melarang masyarakat yang tidak berkepentingan memasuki area kebakaran, mencegah aktivitas pemulung, hingga mengimbau warga tidak bermain layang-layang di sekitar lokasi karena berpotensi mengganggu proses pemadaman.
Pengamanan juga dilakukan terhadap warga yang datang hanya untuk menyaksikan proses pemadaman pada saat itu masyarakat diminta untuk menjauhi lokasi demi menghindari risiko kecelakaan akibat kondisi TPA yang masih berbahaya.
Selain menjaga kawasan kebakaran, Satpol PP bersama unsur TNI dan Polri memperluas patroli hingga ke wilayah Kecamatan Mauk, Sukadiri, dan Rajeg.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu munculnya titik api baru.
Di sisi lain, Satpol PP turut melakukan langkah kemanusiaan dengan membagikan masker kepada pengendara dan warga yang terdampak kepulan asap dari kebakaran TPA Jatiwaringin.
“Keterlibatan Satpol PP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penanganan bencana sekaligus menjaga keselamatan masyarakat. Sinergi dengan BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta instansi terkait terus diperkuat agar proses penanganan berjalan aman, tertib, dan efektif,” ujarnya.
