TNGNEWS.ID – Penyelidikan kasus pembacokan terhadap pedagang buah di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, belum dapat diungkap secara utuh. Penyidik masih menunggu kondisi korban dan terduga pelaku utama membaik sebelum melakukan pemeriksaan mendalam.
Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita mengatakan, hingga saat ini polisi baru mengandalkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian dan saksi pelapor. Sementara korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Sementara yang baru kita periksa saksi-saksi (dan) saksi pelapor,” ujar Kompol Susida Aswita saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, terduga pelaku utama juga belum bisa diperiksa lantaran masih dirawat di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur. Kondisi tersebut membuat penyidik belum memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi maupun keterlibatan masing-masing pihak.
“Korbannya belum diperiksa, kan masih di rumah sakit. Jadi belum bisa di-ini (dimintai keterangan). Korban, baik pelaku masih di Rumah Sakit Kramat Jati, korban masih di RSUD,” katanya.
Hingga kini, polisi baru mengamankan satu orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Penyidik masih terus mengembangkan perkara sembari menunggu hasil pemeriksaan terhadap korban dan terduga pelaku utama.
“Yang baru (diamankan) ini satu orang, itu aja,” ucapnya.
Meski demikian, hasil pemeriksaan awal terhadap saksi mengarah pada dugaan aksi pemalakan sebagai pemicu pembacokan.
Ia memastikan insiden tersebut tidak berkaitan dengan perebutan wilayah ataupun jatah preman antarkelompok.
“Kalau kita bilang ya dia malak lah, bukan jatah preman, malak lah gitu,” tegas Kompol Susida.
Polisi memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut setelah korban dapat memberikan keterangan.
Kesaksian korban dinilai menjadi bagian penting untuk mengungkap secara utuh kronologi, jumlah pelaku, serta peran masing-masing pihak dalam insiden berdarah tersebut.
“Singkat itu aja. Jadi masih menunggu keterangan dari korban yang ada di rumah sakit. Sementara belum bisa dimintain keterangan. Tapi nanti lanjutnya nanti kita dari korban dululah,” pungkasnya.

