TNGNEWS.ID – Hingga malam ini, Selasa (8/9/2026) pukul 23.39 WIB, lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau belum diketahui keberadaannya. Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang keberadaannya belum diketahui.
Informasi mengenai hilang kontaknya lima jurnalis tersebut mendapat perhatian serius dari kalangan insan pers. Proses pencarian terus dikoordinasikan bersama unsur SAR gabungan dan pihak-pihak terkait.
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang menyatakan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan operasi pencarian.
Upaya pencarian dilakukan dengan mengerahkan unsur SAR gabungan untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan. Kondisi perairan dan faktor keselamatan menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan operasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai keberadaan kelima jurnalis tersebut. Pihak keluarga, rekan sejawat, serta organisasi profesi masih menunggu perkembangan dari tim SAR di lapangan.
PFI meminta seluruh pihak untuk tetap mengedepankan informasi resmi dari tim SAR dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi maupun keberadaan para jurnalis.
Pencarian diharapkan dapat segera membuahkan hasil dan kelima jurnalis dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
Diberitakan sebelumnya, rombongan jurnalis yang sebelumnya bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menggunakan speedboat pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan kronologi resmi Basarnas, komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir atau share location kepada rekannya, Putra M. Akbar, anggota PFI di Lampung.
Lokasi terakhir yang dibagikan berada di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, rombongan akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.
Lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut masing-masing adalah M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.
