TNGNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menyoroti lambatnya realisasi anggaran tahun 2026 yang dinilai belum sesuai target. Hingga akhir Mei 2026, serapan anggaran baru mencapai 30 persen dari target 34 persen, sehingga memicu dorongan percepatan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, menegaskan perlunya akselerasi pelaksanaan program dan proyek strategis daerah agar tidak terjadi keterlambatan yang berpotensi menghambat manfaat bagi masyarakat.
“Proyek strategis daerah harus berjalan sesuai timeline dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya minta seluruh Kepala OPD mengawal ketat progres di lapangan agar tidak terjadi keterlambatan yang tidak diperlukan,” ujarnya saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkot Tangerang, Senin (22/06/2026).
Herman juga meminta seluruh perangkat daerah bergerak lebih cepat dan responsif dalam mengejar deviasi target serapan anggaran yang masih tertinggal dari rencana awal.
“Kita harus mengejar deviasi target serapan anggaran. Seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat, responsif, dan memastikan program yang telah direncanakan dapat dieksekusi tepat waktu,” katanya.
Selain persoalan serapan anggaran, Sekda turut menyoroti kesiapan perangkat daerah dalam mendukung agenda besar di Kota Tangerang, termasuk Festival Al-A’zhom dan job fair.
Ia menekankan pentingnya pengawasan dan kesiapan personel di lapangan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib.
Lebih jauh, Herman juga membuka kemungkinan tindakan tegas terhadap pegawai yang dinilai lalai dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam penataan dan pengamanan kegiatan.
“Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat pengawasan serta memastikan kesiapan personel di lapangan dalam mendukung berbagai agenda dan event besar di Kota Tangerang. Setiap kelalaian dalam penataan maupun pengamanan kegiatan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
